RSS

Category Archives: knowledges

Humor, Kunci Mencari Pasangan


VIVAnews – Tertawa memang bisa membuat segalanya menjadi lebih baik dan terasa menggembirakan. Termasuk ketika menjalin hubungan atau mencari pasangan.

Jangan heran, jika banyak hubungan bisa langgeng karena masing-masing pasangan memiliki selera humor yang tinggi dan selalu ingin menghibur pasangannya.

Hal itu juga terlihat dari survei yang dilakukan oleh People Media pada 1000 orang untuk mengetahui apa saja hal yang dipertimbangkan saat mencari pasangan. Dari survei, selera humor menduduki posisi tertinggi dalam daftar pertimbangan tersebut.

Berikut daftar lengkap pertimbangan saat mencari pasangan, berikut presentasenya seperti dikutip dari Nerve.com.

1. Humor : 45 persen

2. Kesamaan latar belakang budaya : 30 persen

3. Penampilan : 10 persen

4. Level pendidikan : 7,3 persen

5. Kondisi finansial : 6,8 persen.

Meski banyak orang menyukai pasangan humoris. Namun, ada beberapa hal tabu untuk dijadikan guyonan saat bersama pasangan. Masalah kebotakan, gaji, ibu, dan organ intim adalah beberapa topik sensitif yang pria tak suka dibuat humor.

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on September 1, 2010 in entertain, information, knowledges

 

Benarkah Cuaca Bisa Pengaruhi Emosi


VIVAnews – Apakah Anda sering mengalami gejolak emosi mendadak seperti mudah menangis, tersinggung, sedih atau marah? Selain pengaruh hormonal, Anda mungkin mengidap Seasonal Affective Disorder (SAD).

Itu adalah jenis depresi klinis, yang mengikuti pola musiman. Cuaca memainkan peran besar dalam menentukan suasana hati. Beberapa orang mengalami perubahan mood serius seiring perubahan musim.

Seperti dikutip dari laman Times of India, Psikolog Klinis Seema Hingorrany mengatakan, gangguan ini umumnya terjadi di musim dingin atau hujan. “Beberapa ahli berpikir bahwa itu terjadi karena kurangnya sinar matahari selama musim dingin,” katanya.

Kurangnya paparan sinar matahari berhubungan dengan rendahnya tingkat melatonin dan serotonin, dua neurotransmiter di otak. Serotonin memiliki efek menenangkan pada seseorang. Perubahan musim juga memicu pergeseran jam biologis internal akibat perubahan pola sinar matahari.

Seperti bentuk penyakit depresi pada umumnya, SAD memiliki sejumlah tingkat keparahan. Banyak pasien bisa sangat sehat selama musim semi dan musim panas, tetapi menjadi sangat lemah selama musim dingin. “Ini tentu menimbulkan masalah dalam pekerjaan dan kehidupan keluarga,” kata Seema.

Psikiater Dr Jyoti Sangle menambahkan, gejala yang ditimbulkan biasanya berupa, perasaan putus asa, tak berdaya, tak berharga, cemas, kehilangan energi, penarikan sosial, oversleeping, hilangnya minat dalam aktivitas, dan perubahan nafsu makan. Efek selanjutnya, sulit berkonsentrasi, lemah dalam pengolahan informasi, dan lekas marah.

Psikolog Lesung Shah mengatakan bahwa penyebab spesifik dari gangguan ini masih belum diketahui. Yang pasti, gangguan ini dapat menimpa orang dewasa, remaja dan anak-anak. Sekitar 6 dari 100 orang mengalami SAD. Banyak faktor yang mempengaruhi, termasuk genetik.

Mengobatinya tak terlalu sulit. Berusaha mendapat paparan sinar matahari yang cukup, terutama di pagi hari, adalah obat terbaik. Selain itu, tetap bersosialisasi, mengonsumsi makanan diet seimbang, serta melakukan olahraga teratur, juga dapat membantu Anda terhindar dari SAD. Jalan-jalan akan membantu mengurangi gejala

 
Leave a comment

Posted by on August 24, 2010 in health, information, knowledges

 

Can You Disagree With Your Boss and Not Lose Your Job? : The Work Buzz


Can You Disagree With Your Boss and Not Lose Your Job? : The Work Buzz.

 
Leave a comment

Posted by on August 21, 2010 in information, knowledges

 

How Can You Become a Better Negotiator? : The Work Buzz


How Can You Become a Better Negotiator? : The Work Buzz.

 
Leave a comment

Posted by on August 21, 2010 in information, knowledges

 


VIVAnews – Menyelesaikan pekerjaan sama setiap hari memang dapat menimbulkan kejenuhan dalam bekerja. Akibatnya, semangat kerja menurun. Dan, Anda pun tak punya motivasi untuk menuntaskan pekerjaan yang dibebankan perusahaan.

Saat rasa bosan di kantor melanda Anda, jangan didiamkan. Buat diri Anda bersemangat dan termotivasi untuk kembali bekerja. Bagaimana membangkitkan motivasi kerja?

Semangat dan motivasi ada dalam diri seseorang karena dipengaruhi faktor intern dan ekstern, seperti masalah dalam keluarga, sikap dan kebijakan pimpinan yang tidak kondusif, penyakit yang sedang Anda derita, keinginan untuk naik jabatan, atau tergiur bonus yang dijanjikan perusahaan.

Jika tak ada hal negatif pada faktor intern dan ekstern yang membuat suasana hati Anda merosot,  semangat dan motivasi seperti bara yang dikipasi, dan memunculkan api yang berkobar-kobar.

Sebaliknya, sedikit saja ada hal negaitf pada kedua faktor tersebut, semangat dapat padam seketika.

Nah, agar Anda tidak ditegur pimpinan, diberi surat peringatan (SP), atau bahkan dipecat perusahaan karena loyo dan dianggap tidak berguna, berikut tipsnya.

1. Pertahankan professionalisme

Perusahaan dan keluarga merupakan dua tempat berbeda dengan kebutuhan dan kepentingan yang berbeda pula, meski Anda hidup di lingkungan keduanya. Pisahkan dunia kerja Anda dengan kehidupan rumah tangga dan keluarga.

Jangan pernah membawa-bawa masalah rumah tangga dan keluarga ke tempat kerja. Dengan cara ini, mood Anda untuk menghadapi pekerjaan, tidak terganggu. Semangat dan motivasi pun utuh, tidak berkurang. Apalagi lenyap.

2. Jangan lupakan tujuan bekerja

Ketika Anda mengirim lamaran pekerjaan, cemas menunggu panggilan, berjuang keras ‘mengalahkan’ pelamar lain saat sesi wawancara, dan akhirnya mulai mengerjakan tugas yang diembankan perusahaan, apa tujuan yang ingin Anda capai dengan semua perjuangan itu?

Penghasilan yang baik agar dapat memenuhi semua kebutuhan, dan dapat hidup nyaman serta terhormat bersama orangtua, istri, dan anak-anak?

Jangan sia-siakan perjuangan itu. Jika saat ini Anda mempunyai  masalah dengan perusahaan, cari jalan keluarnya, tapi jangan kendorkan semangat dan motivasi kerja Anda. Jika kinerja Anda merosot, bahkan hingga di bawah standar, percayalah, Anda justru akan menghadapi masalah yang lebih besar, karena bisa saja Anda dipecat dengan tidak hormat.

3. Berpikir positif

Hidup ini penuh dengan masalah. Ini tak dapat diingkari. Sebuah organisasi bernama perusahaan pun pasti begitu. Apalagi karena organisasi ini memiliki begitu banyak karyawan dan aset yang harus dikelola dan dikembangkan dengan baik. Maka berpikirlah positif terhadap perusahaan Anda. Meski Anda tahu ada yang negatif di perusahaan itu, tetap lihat saja sisi positifnya. Ini membantu Anda untuk tetap bersemangat dalam bekerja.

4. Jaga komunikasi

Tak dapat dipungkiri, kebijakan perusahaan dan sikap pimpinan dapat menjadi salah satu faktor yang menurunkan mood karyawan untuk bekerja. Jaga komunikasi untuk mencari solusinya. Jika tidak bisa menghadapi pimpinan atau perusahaan seorang diri, ajak teman senasib untuk menghadapinya. Ruang komunikasi seringkali efektif untuk menyelesaikan masalah, karena umumnya perusahaan tak ingin terjadi gejolak di dalam tubuhnya.

 
Leave a comment

Posted by on August 17, 2010 in information, knowledges

 

Bahasa Tubuh Pria Pembohong


VIVAnews – Jangan mudah tertipu dengan rayuan seorang pria. Ketika seorang pria mencoba melarikan diri dengan kebohongan yang dibuatnya, gerakan tubuhnya bisa menjadi tanda.

Untuk itu, Anda perlu tahu bahasa tubuh pria, saat ia berkata tak jujur. Seperti dikutip dari laman cosmopolitan.com, berikut bahasa tubuh pria yang menandakan si dia sedang berbohong:

Melihat ke atas ke arah kiri
Ketika Anda bertanya sesuatu padanya, atau dia ingin menjelaskan sesuatu pada Anda, perhatikan ke arah mana dia melihat. Menurut pakar bahasa tubuh, Janine Driver, jika matanya memandang ke atas ke arah kanan, itu menandakan ia sedang mengingat informasi dari memorinya. Tapi, bila matanya ke atas ke arah kiri, ada kemungkinan si dia sedang merangkai jawaban palsu.

Tiba-tiba meletakkan tangan di saku
Telapak tangan terbuka biasanya menunjukkan kenyamanan dan keterbukaan. “Jadi, ketika berbohong, si dia secara alami merasa perlu menyembunyikan telapak tangannya,” kata Patti Wood, penulis ‘Success Signals: A Guide to Reading Body Language’. “Dia juga dapat menyembunyikan telapak tangannya di punggung, atau menutupi telapak tangannya di saku celana atau dengan benda seperti telepon genggam.”

Mengangkat salah satu atau kedua bahu
Hati-hati, jika ia melakukan hal ini sambil melontarkan pernyataan definitif, seperti ‘Aku tidak pernah nonton berdua dengan dia’, sambil mengangkat bahu. Itu adalah caranya untuk meyakinkan lawan bicaranya agar percaya pada pernyatannya. “Perilaku ini dilakukan untuk menghindari rasa bersalah,” kata Driver.

Menggunakan jari telunjuk untuk menggosok hidung
“Tanda ini biasanya ditunjukkan pria yang tidak biasa berbohong, sehingga mereka merasa menyesal. Setelah bicara, dia akan menyentuh wajahnya dengan cara sedikit menyembunyikan mulutnya seakan dia tidak percaya dengan apa yang baru saja keluar dari mulutnya,” kata Wood

 
Leave a comment

Posted by on August 9, 2010 in knowledges

 

5 Penyebab Karyawan Tidak Efektif Bekerja


VIVAnews – Anda mungkin sering melihat karyawan yang gemar melakukan aktivitas yang tidak berhubungan dengan tugas dan tanggung jawabnya. Mengobrol, chatting, atau shopping di jam kerja, adalah hal-hal yang paling sering ditemui.

Jika Anda seorang pemimpin di perusahaan tempat Anda bekerja, apalagi jika Anda wanita dengan separuh anak buah berjenis kelamin pria, Anda perlu mengetahui penyebab dari masalah ini. Dengan begitu Anda dapat melakukan antisipasi dengan tepat. Meski sekarang bukan lagi zamannya mempersoalkan gender, tapi sebagian pria cenderung masih tak mau diatur kaum wanita.

Inilah para penyebab tersebut, plus solusinya:

1. Motivasi kurang

Orang bersemangat melakukan sesuatu yang sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya, karena didorong oleh motivasi. Karena itu, jagalah motivasi tersebut. Tanamkan dalam diri bawahan, apa akibatnya jika mereka lalai terhadap tugas dan tanggung jawab. Dan, apa reward yang akan didapat jika mereka bekerja dengan baik dan memuaskan.

2. Tak suka pada tugas yang dilimpahkan

Bila menyukai sesuatu, kita pasti akan melakukan yang terbaik. Terkadang, karena merasa tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan, pengalaman, dan jabatan, orang terpaksa menerima saja tugas yang diberikan. Meski sebenarnya tak suka.

Untuk kasus seperti ini, yakinkan karyawan Anda bahwa apapun tugas yang diberikan perusahaan, itu yang terbaik bagi perusahaan dan baginya. Yakinkan pada mereka, tugas itu sangat penting dan dapat mempengaruhi maju tidaknya perusahaan tempat dia mencari nafkah.

3. Pengaruh dunia maya

Tak dapat dipungkiri, saat ini internet merupakan sesuatu yang paling menggoda. Sebab, melalui dunia maya, orang dapat mengakses apapun. Blok situs-situs tak penting, dan batasi penggunaan komputer hanya untuk bagian yang memang membutuhkan internet. Bila perlu, jika terjadi lonjakan rekening akibat penggunaan internet, peringatkan mereka untuk lebih efektif dan efisien dalam mengakses dunia maya.

4. Pengaruh teman

Kasus ini agak sulit ditangani, karena Anda tak bisa melarang orang bergaul dengan siapapun. Satu-satunya cara adalah, jika di antara karyawan Anda ada yang senang menebar pengaruh negatif, ingatkan dia dan kontrol semaksimal mungkin. Jika dia terbukti membuat karyawan lain tidak efektif bekerja, beri peringatan. Jika dia tak mau berubah, mutasikan sebagai pembelajaran.

5. Akhir pekan

Sudah menjadi kebiasaan di seluruh kantor, karyawan biasanya memiliki semangat kerja pada Senin-Kamis. Pada Jumat, karena Sabtu sebagian kantor libur, yang ada di benak kebanyakan karyawan adalah cara menghabiskan liburan di akhir pekan. Akibatnyam setiap Jumat ritme kerja cenderung menurun. Perketat pengawasan pada hari ‘rawan’ ini, dan pastikan mereka bekerja seperti biasanya.

 
Leave a comment

Posted by on August 3, 2010 in information, knowledges